La Rose Djajasupena – Belanda
Fatal Attraction adalah judul sebuah film thriller keluaran tahun 1987.Yang menceritakan seorang pengacara, bernama Dan Gallager (Michael Douglas) menikah dengan Beth (Anne Acher) mempunyai satu orang putri bernama Ellen (Ellen Halminton Latzen)
Dan Gallager melakukan one-night-stand di weekend dengan seorang wanita bernama Alex Foorest (Glenn Close) ketika istri dan anaknya sedang keluar kota.
Selama weekend itu Dan Gallager dan Alex Foorest melakukan hubungan Sex.
Dan Gallager memutuskan affaire-nya berakhir cukup hanya di weekend itu saja.Tidak ada niat untuk melanjutankan hubungan lebih lanjut dengan Alex Foorest.Karna Dan Gallager mempunyai keluarga yang boleh di katakan sangat berbahagia kehidupan rumah tangganya.
Wanita selingkuhannya Alex Foorest tidak bisa menerima hubungan hanya sampai di situ saja.Alex ingin lebih dari itu,pokok Alex Foorest sangat terobsesi untuk memiliki Dan Gallager.Yang akhirnya wanita itu (Alex Foorest) meneror,melakukan serang-serangan dan menggangu kehidupan rumah tangga keluarga Dan Gallager.
Film itu adalah sebuah contoh akibat dari sebuah perselingkuhan bisa berakibat fatal.
Cerita tentang perselingkuhan kayanya memang nggak akan ada habisnya dalam kehidupan di dunia ini.Selalu ada dan ada lagi,sepertinya,malah semakin banyak saja korban perselingkuhan makin marak dan menjadi-jadi.
Menjadi orang yang di selingkuhi atau menjadi orang yang menyelingkuhi (bener nggak ye nulis nya..hehe) atau menjadi orang ketiga yang masuk ke dalam rumah tangga orang.Sebenarnya ketiga-tiga nya merasa tersakiti dan menderita. Bagaimana tidak menderita kehidupannya berdiri di antara dua manusia.Dari itu jangan pernah bermain api kalau tidak ingin terbakar.Bukanya begitsu pembaca.?(Romo Flores..duuh dipake terus niy ’gitsu-nya’)
Jaman dulu belum ada yang namanya dunia internet.Perselingkuhan terjadi,kebanyakan di dunia nyata.Tetapi di jaman teknologi seperti sekarang ini,dimana internet adalah bukan hal aneh lagi,dalam hitungan detik,kita bisa menjelajah,menuju belahan dunia,gampang banget kan?
Dari itu banyak terjadi yang namanya Cyberlove dan Cybersex mangkanya perselingkuhan semakin marak saja.Yang tadinya hanya iseng,hanya sekedar berteman,misalkan di chatting room atau ketemu (kenalan) di milis-milis,yang tadinya sekedar email-email-lan akhirnya ketemu teman curhat yang cocok. Curhat bisa saja mengenai pekerjaan,mengenai rumah tangga,yang namanya curhat bisa macam-macam-kan.?
Dari yang tadinya sekedar berteman hanya untuk..Hahahihi atau saling mengeluarkan ide-ide masing-masing berbagi ilmu,sampai mengeluhkan pasangan hidupnya atau bisa juga mengeluh akan penyakit yang sedang di deritanya.Kebetulan si teman curhat (chatting) itu juga mempunyai masalah yang sama dan saling mendukung,saling memberi perhatian.Maka terjadilah kecocokan yang akhirnya malah saling jatuh cinta,malah saling membutuhkan.Sehingga timbul rasa kangen dan kehilangan kalau satu hari saja nggak ketemu,nggak mendengar suaranya dan melihat nya.Sementara teman curhat kita misalkan sudah berkeluarga.
Kalau ketemu (kenalan) dengan teman curhat yang sudah berkeluarga,sebaiknya dari awal berkenalan kita harus menyadarinya bahwa dia itu suami (istri) orang.Kita hanya butuh teman yang bisa mendengarkan unek-unek aja,teman untuk tukar pikiran.Apalagi kalau teman curhat itu bercerita mempunyai pasangan hidup yang..bla..bla..bla.. sebaiknya kita hanya menjadi pendengar saja.Bila perlu kasih masukan-masukan yang bisa memperbaiki masalah rumah tangganya.Kalau teman curhat kita itu memang sudah menikah,jangan langsung berpihak pada teman curhat kita itu dan hanyut terbawa dalam ceritanya.Malah sampai kasihan dan sedih segala dengan keadaanya,sedangkan kita kan hanya mendengar dari satu pihak saja,tidak mendengar dari kedua belah pihak.
Semua manusia di dunia ini,laki-laki atau perempuan sama saja,nggak ada yng bisa di percaya.Semua manusia bisa bersandiwara hanya untuk menarik perhatian lawan bicaranya.Apalagi kalau sampai tahu,kalau ternyata teman curhat itu bisa di pergunakan.Biasa sih kebanyakan yang menjadi korban adalah perempuan,karna selalu terbawa (dibawa) perasaan dan kena gombal-gombal-nya si laki-laki (bukan berarti perempuan juga nggak suka ngegombal lhoo)
Herannya,kenapa setiap perselingkuhan selalu pihak ketiga yang lebih galak dan berani seperti film di atas itu.Jelas-jelas si cowok sudah punya istri dan anak,sudah memutuskan untuk kembali kekehidupan semula.Berkumpul dengan keluarganya dan tidak ingin melanjutkan perselingkuhan itu.
Ternyata,kejadian seperti itu tidak hanya terjadi seperti cerita dalam film saja.Dalam kehidupan nyata juga,kebanyakan si cewek tidak bisa menerima keputusan laki-laki yang pernah menjadi selingkuhannya,yang memilih kembali pada istri (keluarga)nya.Malah memperlihat-kan rasa marah cemburu membabi buta dan sampai tetap ingin merebut laki-laki itu dari pelukan istrinya.Meneror-nya lewat sms,email,telefoon.Bahkan kalau perlu mendatangin ke kantor dan rumah laki-laki itu.
Mengajaknya perang,apalagi kalau sampai teriak-teriak kaya orang gila mempermalukan laki-laki itu di depan umum,mengeluarkan sumpah serapah..hiks..hiks..menyedihkan sekali kalau melihat wanita seperti itu.Kasihan aku melihat nya,di samping sebal juga dengan kelakuannya itu,yang keukeuh ingin merusak rumah tangga orang lain.
Sudah jelas-jelas,laki-laki itu suami orang.Sewaktu mengenalnya memang sudah berkeluarga,kok masih sempat-sempatnya marah dan galakan perempuan itu daripada istri selingkuhannya. Seharusnya justru istri selingkuhan-nya yang emosi,marah,kalau perlu jambak-jambak deh tuh rambut perempuan perusak rumah tangga orang..hehe…
Tetapi kok kebanyakan si istri selingkuhan itu lebih sabar dan tidak emosi,padahal sudah di khianati oleh suaminya dan seharusnya,istrinya yang melabrak selingkuhan suaminya itu.Tetapi kebanyakan tidak melakukannya,walaupun ada juga sih istrinya yang melabrak selingkuhan suaminya.Hanya pada umumnya justru selingkuhan suaminya-lah yang lebih agresif,berani dan berhati jahat,mencoba mencari perhatian dan pembenaran padahal salah.
Kalau kita tahu bahwa selingkuhan kita itu memutuskan untuk memilih tetap hidup dengan istrinya,sebaiknya relakan dia dan mendoakan kebahagian rumahtangga-nya.Walau kita misalkan tahu bahwa selingkuhan kita itu mempunyai istri yang dominan.
Itu kan pilihan hidupnya,dengan memutuskan kembali ke istrinya yang dominan itu,berarti memang laki-laki itu mencintai sang istri (keluarga).Sebaiknya mundur dengan teratur,apalagi kalau misalkan kita waktu pertama kali mengenal laki-laki itu sebagai teman curhatnya.Yang kebetulan punya masalah rumah tangga karna istrinya terlalu dominan,seharus kita ikut bahagia melihatnya kembali ke dalam pelukan istri dan keluarganya.Bukan malah ingin memiliki laki-laki itu.
Kalau kenal-nya dulu dari chat room,sebaiknya menghindar tidak lagi memasukin chat room.Kalau kenalnya dari milis-milis atau mungkin KoKi..hehehe..jangan baca KoKi lagi dong untuk sementara waktu,sampai suasana hati tenang.Pokok mencoba menghidari tempat-tempat di mana laki-laki itu selalu ada.Tidak usah mengintip dan mencari tahu lagi ke adaannya.Karna dia sudah memutuskan untuk menghindar dari kita.
Sakit hati,sedih,kecewa,jelas,itu lah yang namanya Cinta (Jatuh Cinta) dalam kehidupan ini kalau kita tidak dicintai…yaaa…mencintai.
Mangkanya seperti kata lagunya Krisdayanti ”Cobalah Untuk Setia” Biar tidak mengalami seperti film ”Fatal Attraction”
Groetjes.
L.R.D
Info:Kompas Kita http://community.kompas.com/